Thursday, February 28, 2013

Seni itu lebih sulit daripada matematika

Little Fingers Piano - Seni yang akan saya bandingkan disini adalah seni musik, contoh: piano. Kita akan membahas matematika pada dasarnya, seperti piano, matematika pada dasarnya akan belajar untuk mengenal nama angka, bentuk angka 1 - 9, urutannya, barulah penerapan penjumlahan dan pengurangannya. Belajar piano pun sama, kita akan mengenal nama - nama not, bentuk - bentuk not, baru cara memainkannya. not balok ada 7 nama pada dasarnya, seperti yang kita ketahui, ada do, re, mi, fa, sol, la, si, tetapi di era modern, beberapa sekolah musik mengajarkan juga bahasa C, D, E, F, G, A, B. yang dimana berarti 1 not memiliki 2 istilah nama (bisa disebut Do / C, Re / D, dst).

Jika di dalam matematika, 5 + 5 adalah 10, di piano (musik) kita juga akan belajar penjumlahan, seperti Do + 2 not (naik 2 not) adalah Mi. Begitu pula dengan
pengurangan, Jika 7 - 4 adalah 3, di piano, La - 3 (turun 3 not) adalah Mi. Jika di dalam matematika ada perkalian & pembagian, piano juga ada. hanya pengaplikasi annya yang berbeda.

Semua memiliki sistem dasar yang sama, ketika anak belajar mengenal angka, lalu mengaplikasikannya dalam soal- soal: membacanya melalui mata dan menjawabnya (dengan tulisan tangan atau menjawab langsung dengan mulut). Di dalam seni musik/piano, kita mengenal istilah 'beat' dan 'rhtym' yang dimana semua pelajaran mengenal not, di aplikasikan di penjumlahan dan pengurangan not di dalam sebuah lagu not balok, lalu dibaca melalui mata, tetapi dijawab melalui mulut (menyanyikan not) DAN jari-jari yang memencet salah satu dari 88 tuts piano dengan benar, ditambah dengan hitungan panjang pendek sebuah not.

jika ada 4 buah not balok di dalam lagu, maka anak harus:
1. membaca not- not tersebut (not apakah itu)
2. berapa lamakah not tersebut harus di tekan (1 ketuk, 2 ketuk, dsb).
Jika anak Anda berhasil memainkan 4 not tersebut dengan benar, dengan 4 ketukan not yang berbeda secara bergantaian, bayangkan jika 4 not tersebut harus dimainkan dengan kedua tangan secara bersamaan, menggunakan jari jari tertentu, dan masih juga memperhatikan volume tiap tutsnya (besar kecilnya dari sebuah volume not tersebut). Sekarang bayangkan juga jika 4 not tersebut harus dapat dimainkan secara nonstop.

Ya itu baru 4 not. coba Anda lihat ada berapa puluh/ ratus not dalam sebuah lagu. masih bilang musik itu lebih mudah dari pada Matematika? Ya tentu saya tidak bisa menyamakan pengaplikasian matematika dengan musik, memang mereka adalah pelajaran berbeda dunia dengan dasar pelajaran yang sama, tetapi beda pengaplikasiannya. Kalau matematika menggunakan logika, otak, membayangkan ruang, mengerti rumus, menghitung, menulis. Piano menggunakan kelenturan jari jemari, kecepatan tangan, kemampuan otak untuk berhitung dan membaca, memainkan sesuai irama, menggunakan hati dan pendengaran untuk mendengar kembali hasil lagu yang dimainkan, menyanyikan not sambil bermain, menginjak pedal sesuai ketukan, dsb. Piano menggunakan hampir semua indra yang ada didalam tubuh manusia ketika bermain; telinga, mata, mulut, jari-jari, pergelangan tangan, kaki, perasaan hati, dan otak. Satu - satunya indra yang tidak digunakan ketika bermain piano adalaaaaaaaah ----->> penciuman (alias hidung kita). :)

Semoga artikel ini berguna untuk semua pembaca.
Jika ada kekurangan, dimohon kritik, saran, dan komentarnya di kolom dibawah.
jangan lupa untuk meng klik tombol recommended this on Google+ dan Share it ke Facebook dan Twitter.
Terimakasih :D

No comments:

Post a Comment